Differentiation
Pada dasarnya diferensiasi adalah tindakan merancang satu set perbedaaan yang berarti untuk membedakan penawaran perusahaan dari penawaran pesaing (Kotler, 1997). Diferensiasi dapat dilakukan melalui lima dimensi berikut ini :
a. Diferensiasi Produk, membedakan produk utama berdasarkan keistimewaan, kinerja, kesesuaian, daya tahan, keandalan, kemudahan untuk diperbaiki, gaya dan rancangan produk.
b. Diferensiasi Pelayanan, membedakan pelayanan utama berdasarkan kemudahan pemesanan, pengiriman, pemasangan, pelatihan pelanggan, konsultasi pelanggan, pemeliharaan dan perbaikan.
c. Diferensiasi Personil, membedakan personil perusahaan berdasarkan kemampuan, kesopanan, kredibilitas, dapat diandalkan, cepat tanggap dan komunikasi yang baik.
d. Diferensiasi Saluran, langkah pembedaan melalui cara membentuk saluran distribusi, jangkauan, keahlian dan kinerja saluran-saluran tersebut.
e. Diferensiasi Citra, membedakan citra perusahaan berdasarkan perbedaan identitas melalui penetapan posisi, perbedaan lambang dan perbedaan iklan.
Contoh kasus : Yamaha Mio
Yamaha meluncurkan motor skutik Mio, menyerang Honda dengan membidik bagian pasar yang tidak terlayani. Jurus inilah yang dipakai Yamaha Mio, yang semula para kompetitornya mengabaikan pasar motor bebek untuk kalangan perempuan. Langkah ini ternyata membuahkan hasil karena menangkap kebutuhan konsumen dari kalangan wanita yang mendambakan motor bebek yang sesuai bagi wanita. Perkembangan berikutnya bahkan tidak hanya perempuan yang suka mengendarai skutik Mio, bahkan para laki-laki pun kini juga suka terutama di kota besar yang jalanannya sering macet, karena automatis maka tidak perlu ganti persnelling.
Contoh kasus : Yamaha Mio
Yamaha meluncurkan motor skutik Mio, menyerang Honda dengan membidik bagian pasar yang tidak terlayani. Jurus inilah yang dipakai Yamaha Mio, yang semula para kompetitornya mengabaikan pasar motor bebek untuk kalangan perempuan. Langkah ini ternyata membuahkan hasil karena menangkap kebutuhan konsumen dari kalangan wanita yang mendambakan motor bebek yang sesuai bagi wanita. Perkembangan berikutnya bahkan tidak hanya perempuan yang suka mengendarai skutik Mio, bahkan para laki-laki pun kini juga suka terutama di kota besar yang jalanannya sering macet, karena automatis maka tidak perlu ganti persnelling.
Kesimpulan : Dengan jeli memetakan segmen pasar serta menerapkan inovasi tinggi, maka kita selain bisa menembus pasar yang telah jenuh, bahkan bisa menciptakan peluang terciptanya pasar baru, yaitu penguasaan ruang pasar yang tidak diperebutkan sehingga membuat persaingan menjadi tidak relevan.
Positioning
Membangun image, citra, persepsi yang terbentuk di benak seorang konsumen dari sebuah nama perusahaan atau produk, bagaimana sebuah produk dimata konsumen yang membedakannya dengan produk pesaing (Top Of Mind).
Contoh Kasus : Kratingdaeng
Contoh Kasus : Kratingdaeng
Produk Kratingdaeng merupakan produk liquid menggunakan kemasan botol kecil netto 125 ml. setiap kemasan mengandung berbagai multivitamin seperti vitamin B, taurin, inostol, caffeine, calcium pantothene, nicotinamide, tartrazine, dan lain-lain. Dan konsumen tidak mau mengkonsumsinya tanpa mengetahui manfaat dan efek sampingnya yang dapat merugikan kesehatan. Dari contoh produk yang tersedia, kratingdaeng memberikan manfaat untuk manambah vitalitas. Kratingdaeng cenderung lebih unggul dibandingkan merek sejenis pada unsur rasa, kandungan dan efeknya pada kebugaran tubuh pada akhirnya perilaku konsumen sebagai pengguna minuman tersebut.
dari contoh produk itu membuktikan bahwa strategi positioning sangat berpengaruh terhadap pengenalan produk, mengenai informasinya, manfaatnya, kelebihannya dari produk lain. sehingga timbul kesan tertentu pada benak konsumen, dan konsumen jadi lebih mengingat produk tersebut.
Kotler, Kartajaya, Huan dan liu, 2003 menyatakan positioning sebagai suatu strategi untuk membangun kepercayaan, keyakinan konsumen. Dalam mengkomunikasikan positioning sebuah produk perusahaan harus memperhatikan faktor-faktor di bawah ini:
1. Be creative
Be craetif maksudnya adalah bahwa perusahaan harus kreatif untuk mencuri perhatian konsumen atau target market.
2. Simplicity
Simplicity maksudnya adalah komunikasi yang disampaikan harus sesederhana dan sejelas mungkin
3.Consistent yet flexible
Consistent yet flexible maksudnya adalah perusahaan harus konsisten dan melihat kondisi.
4.Own, dominate, protect
Own, dominate, protect maksudnya adalah dalam komunikasi perusahaan harus memiliki satu atau beberapa kata ampuh di benak pelanggan
5.User their language
User their language maksudnya adalah dalam mengkomunikasikan positioning perusahaan harus menggunakan bahasa pelanggan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar